oleh

120 Guru Dibekali Pembelajaran Mendalam untuk Wujudkan Pendidikan yang Humanis dan Inklusif

BALIOKE.CO – Balai Diklat Keagamaan (BDK) Denpasar menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran Mendalam Integrasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Giat ini diikuti 120 guru dan tenaga kependidikan dari Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kegiatan yang berlangsung pada 3-7 Agustus 2026. Peserta terbagi dalam tiga angkatan, yakni Angkatan IV dengan lokus Bali, Angkatan V Lombok Timur, dan Angkatan VI Lombok Tengah. Masing-masing angkatan diikuti 40 peserta dan didampingi Tim Widyaiswara BDK Denpasar.

Kepala BDK Denpasar, Saprillah, saat membuka acara secara daring mengatakan, penguatan kompetensi guru tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga membangun budaya belajar yang lebih humanis dan inklusif di lingkungan pendidikan. Bimtek ini menjadi ruang kolaborasi bagi para guru dan tenaga pendidik untuk saling belajar, berbagi pengalaman, serta memperkuat kapasitas dalam menjalankan tugas mencerdaskan kehidupan bangsa.

Baca Juga  Jelang Akhir Tahun 2024, Kades Talaga Bersama Masyarakat Pers dan PHRI Pokja Gelar Tasyakuran dan Penyematan Nama Sungai Gus Ipul

“Hari ini kita membuka forum yang mempertemukan para guru dan tenaga pendidik yang memiliki mandat untuk mencerdaskan bangsa dan mendidik anak-anak bangsa,” ujarnya, Senin (3/8/2026).

Menurutnya, pengembangan kompetensi guru tidak hanya menyangkut aspek pedagogis, tetapi juga kompetensi sosiokultural. Kemampuan membangun relasi yang harmonis di tengah keberagaman menjadi bekal penting bagi pendidik dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan kondusif.

Baca Juga  PERADI Profesional Dorong Pembentukan Lembaga Kehormatan Advokat Nasional di Era Multi-Bar

“Kompetensi sosiokultural menjadi bekal penting bagi guru dan tenaga pendidik dalam menghadapi keragaman karakter peserta didik maupun rekan sejawat di lingkungan kerja masing-masing,” jelasnya.

Selama lima hari pelaksanaan, peserta akan mempelajari pendekatan deep learning yang diintegrasikan dengan Kurikulum Berbasis Cinta. Pendekatan ini mendorong proses pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga menumbuhkan empati, penghargaan terhadap keberagaman, serta relasi yang sehat antara guru dan peserta didik.

Baca Juga  Banjir Melanda Delapan Kecamatan di Manado

Pelaksanaan Bimtek secara serentak di tiga lokus sekaligus mencerminkan komitmen BDK Denpasar dalam memperluas akses pengembangan kompetensi guru di seluruh wilayah kerjanya yang meliputi Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Barat. Melalui program ini, BDK Denpasar berharap para pendidik mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna, berpusat pada peserta didik, serta menguatkan nilai-nilai kasih sayang dalam proses pendidikan.

News Feed