oleh

Dua Siswa Jembrana Bawa Pulang Medali OSN Tingkat Nasional, Bupati Kembang Beri Apresiasi

BALIOKE.CO – Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyambut hangat kunjungan para siswa siswi yang berhasil lolos ke tingkat nasional dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) di Rumah Jabatan Bupati Jembrana, Rabu (23/9).

Dari 7 siswa-siswi yang berhasil lolos ke tingkat nasional, dua diantaranya memperoleh medali perunggu yaitu Kennichi Jonathan Wang (SDN Marsudirini Negara) untuk kategori olimpiade Matematika tingkat SD, dan Made Wahyu Krisna Anada Rahadi (SMP N 1 Negara) untuk kategori olimpiade IPA.

Baca Juga  Pemkab Jembrana Matangkan Layanan Darurat 112, Respons Masyarakat Dipercepat

Bupati Kembang memberikan motivasi agar para siswa tidak cepat puas, terus bersemangat belajar, dan mengasah keterampilannya secara seimbang.

“Setelah pendidikannya baik, hard skill-nya baik, soft skill juga harus baik, manajemen waktu harus baik termasuk juga manajemen diri,” ucap Bupati Kembang.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jembrana terus berupaya memastikan seluruh anak dapat mengenyam pendidikan secara merata melalui perbaikan infrastruktur, sarana, dan prasarana sekolah. Pendidikan dinilai sebagai salah satu kunci dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Baca Juga  Kemenag Kota Denpasar Percepat Transformasi Tata Kelola melalui Disiplin dan Digitalisasi

“Dengan begitu, akhirnya nanti anak-anak kita diharapkan mengenyam pendidikan dan menjadi cerdas. Yang pintar itu bisa dapat beasiswa, yang pintar bisa dapat kerja lebih baik,” ucapnya.

Lebih lanjut, Bupati Kembang mengingatkan bahwa proses belajar tidak hanya terbatas di bangku sekolah, tetapi juga bisa didapatkan dari diskusi antar teman, membaca buku, hingga mengikuti kursus. Ia juga berpesan agar para siswa tetap menikmati masa anak-anak untuk bermain secukupnya tanpa mengabaikan kewajiban belajar.

Baca Juga  Buleleng Perkenalkan Tunjung Ungu sebagai Ikon Baru Wastra Endek

“Belajar bisa darimana saja. Kadang diskusi sama teman, beli buku, bisa juga ikut seperti kursus. Selain itu, jangan tinggalkan masa-masa bermain, tapi bermainlah seperlunya,” pungkasnya.

 

News Feed