oleh

Pemkab Badung Gelar Sosialisasi UMKM Bali Nadi Jayanthi untuk Perkuat Sektor Kriya

BALIOKE.CO – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Badung kembali menggelar kegiatan Sosialisasi UMKM Bali Nadi Jayanthi. Program yang dilaksanakan secara triwulanan ini menjadi salah satu program andalan pemerintah daerah dalam memperkuat pemahaman, kapasitas, kualitas, serta daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Badung.

Pada pelaksanaan kali ini, sosialisasi secara khusus menyasar para pelaku UMKM yang bergerak di bidang kerajinan atau kriya. Berbagai materi strategis diberikan untuk mendukung pengembangan usaha, mulai dari edukasi pemahaman akses keuangan daerah, strategi pemasaran produk, hingga tata cara memperoleh akses pembiayaan kredit melalui sektor perbankan.

Baca Juga  Adhy Karyono Terpilih Secara Aklamasi Pimpin DPP IKA STKS-POLTEKESOS Periode 2026-2030

Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Badung, I Ketut Sudibia, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah edukasi dan pendampingan bagi para perajin lokal agar mampu mengoptimalkan potensi usaha mereka di tengah era modern.

“Kegiatan kita pagi ini adalah Sosialisasi UMKM Bali Nadi Jayanthi. Kegiatan ini merupakan kegiatan triwulanan yang merupakan salah satu program andalan dari Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Kabupaten Badung. Kegiatan kali ini mengambil UMKM khusus di kerajinan atau kriya,” ujarnya.

Baca Juga  Kemandirian Energi Jadi Fokus, IndoEBTKE ConEx 2026 Resmi Digelar

Ia menjelaskan, melalui kegiatan tersebut para pelaku usaha dibekali pemahaman komprehensif mengenai tata cara pemasaran produk hingga pemanfaatan skema pembiayaan perbankan daerah.

“Kami berharap dengan kegiatan ini para UMKM bisa meningkatkan pemahaman mereka terkait dengan akses keuangan daerah, kemudian pemahaman mereka terkait dengan bagaimana cara memasarkan produk, kemudian bagaimana bisa mendapatkan akses keuangan berupa kredit dari perbankan seperti Sidikmara,” jelasnya.

Selain aspek pemasaran dan pembiayaan, sosialisasi ini juga memberikan edukasi mengenai pentingnya perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk memproteksi ide, inovasi, dan karya kerajinan yang dihasilkan oleh para perajin.

Baca Juga  Badan Perlindungan Konsumen Nasional Apresiasi KAI dalam Tangani Kecelakaan

“Kemudian bagaimana bisa mendaftarkan inovasi daripada para kerajinan itu pada Hak Kekayaan Intelektual,” tambahnya.

Melalui keberlanjutan program Sosialisasi UMKM Bali Nadi Jayanthi ini, Pemkab Badung optimistis para pelaku UMKM kriya dapat terus tumbuh menjadi wirausaha yang unggul, inovatif, dan siap menghadapi tantangan pasar global.

“Harapan kami dengan acara kegiatan ini para UMKM Kabupaten Badung bisa meningkat secara kualitas, kapasitas, dan daya saing, sehingga bisa meningkatkan persaingan pada saat era globalisasi seperti sekarang ini,” pungkasnya.

News Feed