oleh

Program CINGAKIN Bekali Pengantin dengan Ilmu Agama dan Keterampilan Berkeluarga

BALIOKE.CO – Membangun keluarga yang harmonis, tangguh, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan menjadi fokus Program Inovasi CINGAKIN (Cakap dan Ngobrol Tentang Keberkahan Pengantin). Program ini dirancang sebagai bentuk pendampingan berkelanjutan bagi pasangan pengantin agar memiliki bekal yang memadai dalam menjalani kehidupan rumah tangga.

Berbeda dengan pembinaan yang umumnya berakhir setelah prosesi pernikahan, CINGAKIN mengedepankan pendampingan intensif yang berfokus pada penguatan pemahaman agama, pembiasaan ibadah, serta peningkatan kapasitas pasangan dalam membangun keluarga yang sehat dan harmonis.

Baca Juga  Panglima TNI Yudo Margono Layak Cawapres Ganjar Pranowo

Tahap awal pelaksanaan program diawali dengan proses pemetaan dan seleksi terhadap pasangan pengantin yang dinilai membutuhkan pendampingan lebih intensif. Melalui proses kurasi tersebut, penyelenggara memastikan program dapat menjangkau pasangan yang membutuhkan dukungan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya lebih optimal.

Setelah proses seleksi, peserta mengikuti pendampingan terpadu yang disusun dalam tiga aspek utama. Pertama, penguatan pemahaman agama sebagai landasan dalam menjalani kehidupan berkeluarga. Kedua, pembiasaan pelaksanaan ibadah secara istikamah untuk membangun kehidupan rumah tangga yang berorientasi pada nilai-nilai spiritual. Ketiga, penguatan kapasitas dalam mengelola rumah tangga melalui materi komunikasi, penyelesaian konflik, hingga manajemen keluarga.

Baca Juga  Kajati DKI Jakarta Coba Meja Kerja Harmoko

Melalui pendekatan tersebut, CINGAKIN tidak hanya memberikan pembekalan secara teoritis, tetapi juga mendorong terbentuknya kebiasaan positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Program ini diharapkan mampu melahirkan pasangan suami istri yang memiliki pemahaman keagamaan yang baik, konsisten menjalankan ibadah, serta mampu membangun komunikasi yang sehat dalam keluarga. Dengan fondasi tersebut, keluarga baru diharapkan lebih siap menghadapi berbagai dinamika kehidupan rumah tangga.

Baca Juga  Sudin Nakertransgi Jakut Kembali Gelar Pelatihan Wirausaha Membuat Kue

Dalam jangka panjang, inovasi CINGAKIN diharapkan berkontribusi terhadap penguatan ketahanan keluarga di masyarakat. Keluarga yang kokoh secara spiritual, emosional, dan sosial diyakini menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang harmonis sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

Melalui pendampingan yang berkelanjutan, CINGAKIN menjadi salah satu inovasi pembinaan keluarga yang tidak hanya berorientasi pada keberhasilan prosesi pernikahan, tetapi juga pada terciptanya keluarga yang sakinah, mandiri, dan membawa keberkahan bagi masyarakat.(***)

News Feed