oleh

Promosikan Kerja Sama Perdagangan, Kemaritiman, Industri dan Pariwisata

​Bremen, Jerman – Kerjasama perdagangan, kemaritiman, industri dan pariwisata menjadi perhatian para pemimpin kota Bremen dalam peningkatan hubungan dengan Indonesia. Hal ini ditekankan oleh Walikota Bremen dan Ketua Parlemen Bremen serta Ketua KADIN Bremen dalam pembicaraan dengan Konjen RI Hamburg ke Bremen (08/06/2021).

Dalam rangkaian pertemuan tersebut disampaikan perkembangan kondisi Covid-19 dan penanganannya, promosi kerja sama konkret di bidang perdagangan, investasi, industri, energi terbarukan, kemaritiman, sosial-budaya, dan promosi pariwisata.

Baca Juga  Rapimnas SMSI 2026 Digelar di Jakarta, Bahas Penguatan Media Siber dan Kedaulatan Digital

Ketua Parlemen, Walikota, dan Ketua KADIN Bremen menyambut baik kunjungan Konjen RI Hamburg dan sepakat akan menindaklanjuti usulan kerja sama tersebut pada working level. Bremen tertarik untuk mengembangkan kerjasama pelabuhan dengan Indonesia yang dulu pernah dilakukan khususnya pengelolaan pelabuhan, terminal Ro-Ro dan logistik. Disamping itu, Bremen juga menyatakan kesiapan industri perikanannya yang menjadi unggulannya.

Baca Juga  Bansos Tetap Jalan, Untuk Vaksin Muhadjir Pastikan Kajian Telah Selesai

Konjen RI Hamburg juga menyampaikan pentingnya Bremen memperluas kerjasamanya di bidang perdagangan dengan Indonesia untuk menjadikan pelabuhannya sebagai hub produk tertentu Indonesia ke pasar Jerman dan Eropa khususnya industri kreatif dan produk makanan serta minuman. Indonesia juga siap menjadi bagian dari rantai pasokan industri di Bremen antara lain dirgantara mengingat Bremen merupakan lokasi industri dirgantara Eropa.

Baca Juga  SMSI Gelar Seminar Pengusulan RM Margono Djojohadikoesoemo sebagai Pahlawan Nasional Di Undip

Wilayah kerja KJRI Hamburg meliputi 4 negara bagian, yaitu Schleswig Holstein, Niedersachsen, Hamburg, dan Bremen. Bremen dan Hamburg menyandang status khusus Free and Hanseatic City sebagai bentuk penghormatan terhadap peran sejarah kedua kota tersebut pada abad ke 16-18 di bidang perdagangan bebas Hansa di Eropa bagian Utara. (*/cr2)

News Feed