oleh

Tingkatkan Daya Saing Pemuda, Disdikpora Badung Buka Pelatihan Kepemimpinan 2026

BALIOKE.CO – Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung menempa 50 pemuda melalui Pelatihan Kepemimpinan Tahun 2026. Mereka dibekali wawasan dan nilai kepemimpinan untuk menjadi generasi muda yang berkarakter, visioner, inovatif, serta memiliki daya saing.

Pelatihan berlangsung pada 22-25 September 2026 di Gedung Kwarcab Badung, Kerobokan, Kuta Utara. Kegiatan dibuka Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Disdikpora Badung I Putu Oka Adnyana, mewakili Kepala Disdikpora Badung, Selasa (22/9/2026).

Baca Juga  Denpasar Juara Lagi! Raih 345 Emas di Porjar Bali 2026

“Tujuan kegiatan ini untuk menciptakan karakter kepemimpinan yang beriman dan bertakwa. Selain itu, menciptakan budaya kepemimpinan yang jujur dan tidak korupsi,” kata Oka Adnyana.

Peserta juga diarahkan menjadi pemuda yang berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggung jawab, dan berdaya saing.

“Termasuk memiliki jiwa kepemimpinan,” imbuhnya.

Sebanyak 50 peserta mengikuti pelatihan tersebut. Mereka berasal dari perwakilan organisasi kepemudaan, mahasiswa, serta siswa SMA/SMK se-Kabupaten Badung.

Baca Juga  SMPN 3 Mengwi Modernisasi Perpustakaan dengan Teknologi INLISLite

“Untuk memperluas wawasan peserta, kami juga menghadirkan narasumber dari kalangan birokrat, akademisi, dan praktisi. Berbagai perspektif tersebut diberikan untuk memperkuat kapasitas peserta dalam mengembangkan kemampuan kepemimpinan’,ungkapnya.

Oka menyebut Pelatihan Kepemimpinan merupakan program yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Kegiatan tersebut juga telah dianggarkan melalui Bidang Kepemudaan dan Olahraga Disdikpora Badung.

“Kegiatan ini rutin diselenggarakan setiap tahun dan sudah dianggarkan di Bidang Kepemudaan dan Olahraga Disdikpora Badung,” ujarnya.

Baca Juga  102 Aparatur Desa se-Kabupaten Ketapang Ikuti PJAD

Kedepan, pihaknya berharap pelatihan dapat menjangkau unsur yang lebih luas. Pelibatan organisasi dan berbagai sektor juga diharapkan dapat ditingkatkan, termasuk dengan menghadirkan lebih banyak pihak sebagai narasumber.

“Harapan kedepannya pelaksanaan pelatihan ini mungkin akan mencakup yang lebih luas lagi seperti unsur organisasi. Melibatkan sektor-sektor untuk menjadi narasumber, sehingga kegiatan ini menjadi lebih booming,” tutup Oka.

 

News Feed