oleh

Mulai dari Rumah dan Usaha, DLHK Denpasar Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

BALIOKE.CO – Pemerintah Kota Denpasar terus memperkuat upaya pengelolaan sampah berkelanjutan dengan mendorong masyarakat dan pelaku usaha melakukan pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan sosialisasi dan monitoring pemilahan sampah yang dilaksanakan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar kepada sejumlah rumah tangga dan pelaku usaha di wilayah Kota Denpasar.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Denpasar dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang tepat. Melalui pemilahan sejak awal, sampah yang masih memiliki nilai guna dapat dimanfaatkan kembali, sementara sampah residu dapat dikurangi sebelum masuk ke tempat pemrosesan akhir.

Baca Juga  Persis Dukung dan Apresiasi Kedekatan Jenderal Dudung dengan Pesantren Tebuireng

Dalam pelaksanaan sosialisasi, tim DLHK Denpasar memberikan edukasi mengenai tata cara pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, mulai dari sampah organik, sampah anorganik, hingga sampah residu. Masyarakat dan pelaku usaha juga diingatkan bahwa kebiasaan memilah sampah dari sumber merupakan langkah sederhana yang memberikan dampak besar terhadap kebersihan lingkungan.

Selain memberikan pemahaman kepada masyarakat, kegiatan monitoring juga dilakukan untuk memastikan penerapan pemilahan sampah berjalan sesuai dengan ketentuan. Pelaku usaha dan rumah tangga didorong untuk mulai membangun kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih tertib dan bertanggung jawab.

Baca Juga  Memperkuat Diplomasi dan Solidaritas Global untuk Keadilan dan Perdamaian

DLHK Kota Denpasar menilai keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengelolaan sampah. Sistem pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada fasilitas pengangkutan dan pengolahan, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat dalam mengurangi dan memilah sampah sejak awal.

“Budaya memilah sampah harus dimulai dari sumbernya, baik dari rumah tangga maupun tempat usaha. Dengan kebiasaan tersebut, kita bersama-sama dapat menciptakan lingkungan Kota Denpasar yang lebih bersih, hijau, dan berkelanjutan,” ujar perwakilan DLHK Kota Denpasar.

Baca Juga  Rapimnas SMSI 2026 Digelar di Jakarta, Bahas Penguatan Media Siber dan Kedaulatan Digital

Melalui kegiatan sosialisasi dan monitoring ini, Pemerintah Kota Denpasar berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya pengelolaan sampah berbasis sumber. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha menjadi kunci dalam mewujudkan kota yang nyaman sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.(***)

News Feed