oleh

Wabup Supriatna Ajak Pemuda Buleleng Padukan Patriotisme, Kegigihan, dan Empati

BALIOKE.CO – Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar Apel Peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98 di Halaman Kantor Bupati Buleleng, Rabu (28/10). Wakil Bupati (Wabup) Buleleng Gede Supriatna bertindak sebagai pembina apel dan memimpin jajaran ASN serta unsur pemuda di Buleleng untuk mengenang kembali janji persatuan bangsa.

Mengusung tema “Patriotik, Gigih, dan Berempati”, peringatan tahun ini menekankan pentingnya pembentukan karakter manusia di tengah pesatnya pembangunan nasional.

Baca Juga  Munawar Khalil Pimpin PRIMA DMI

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Gede Supriatna membacakan sambutan tertulis Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir. Pihaknya mengingatkan bahwa semangat Sumpah Pemuda yang diikrarkan 98 tahun lalu harus tetap hidup dan mewujud dalam tindakan nyata generasi penerus.

“Kita ingin membangun Indonesia yang maju. Tetapi kemajuan bukan hanya tentang gedung yang menjulang tinggi, teknologi yang semakin canggih, atau kekayaan yang berlimpah. Kemajuan sejati dimulai dari manusia,” ujarnya saat membacakan sambutan Menpora.

Baca Juga  Prof. Yuddy Chrisnandi Sebut Presiden Prabowo Miliki Mandat Konstitusional Penuh hingga 2029

Wabup Supriatna menyampaikan, pembangunan karakter bangsa harus bertumpu pada tiga pilar utama, patriotisme, kegigihan, dan empati. Patriotisme diartikan sebagai pengabdian nyata bagi tanah air, sedangkan kegigihan menjadi daya tahan pemuda saat menghadapi tantangan zaman. Sementara itu, nilai empati menjadi penyeimbang agar keberhasilan tidak meminggirkan kepedulian terhadap sesama.

“Patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya. Kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya. Dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya,” tegasnya di hadapan para peserta apel.

Baca Juga  Pemkab Jembrana Terapkan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber, Organik Tak Lagi Masuk TPA

Menutup amanatnya, Wabup Supriatna mengajak seluruh elemen pemuda untuk berani memimpin sekaligus bersedia melayani masyarakat. Setiap karya, ilmu, dan pengorbanan diharapkan dapat disumbangkan demi kemajuan daerah dan bangsa.

Apel berjalan dengan khidmat dan diakhiri dengan seruan bersama untuk memperkuat kolaborasi lintas generasi demi menyongsong masa depan Indonesia.

News Feed