BALIOKE.CO – Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) terus didorong untuk mencetak tenaga kerja terampil yang mampu bersaing di pasar internasional. Salah satu bidang yang memiliki peluang besar adalah profesi welder atau juru las yang menjadi kebutuhan penting berbagai sektor industri global.
Upaya penguatan kompetensi tersebut dibahas dalam webinar “Welder Masa Kini, Strategi Sukses Alumni LKP Menembus Dunia Kerja Internasional” yang digelar Direktorat Kursus dan Pelatihan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Senin (3/8). Kegiatan ini menghadirkan praktisi industri, pimpinan LKP, serta alumni yang telah berkarier di bidang pengelasan.
Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, mengatakan keberhasilan pendidikan vokasi tidak hanya diukur dari proses pembelajaran, tetapi juga dari kemampuan lulusannya untuk bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Menurutnya, dunia industri saat ini membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga didukung sertifikasi, kemampuan beradaptasi, serta sikap profesional.
“Welder bukan sekadar pekerjaan yang identik dengan percikan api dan baja. Mereka adalah profesional yang berperan membangun berbagai infrastruktur penting. Karena itu, lulusan LKP harus memiliki kompetensi teknis, soft skills, portofolio, serta kepercayaan diri untuk bersaing di tingkat internasional,” ujar Tatang.
Direktur Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen, Yaya Sutarya, mengatakan webinar tersebut merupakan bagian dari program LKP Mendunia yang bertujuan membuka akses lebih luas bagi lulusan kursus dan pelatihan agar dapat memasuki pasar kerja global.
Melalui program tersebut, pemerintah mendorong peningkatan kualitas LKP melalui penguatan kurikulum berbasis kebutuhan industri, peningkatan fasilitas praktik, penguasaan bahasa asing, hingga perluasan kerja sama dengan mitra industri di dalam dan luar negeri.
“Indonesia memiliki lebih dari 12.600 LKP yang tersebar di berbagai daerah. Potensi ini harus terus diperkuat agar mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan memiliki daya saing internasional,” kata Yaya.
Dalam forum tersebut, Staf Khusus Direksi Bidang SDM PT Industri Kapal Indonesia (Persero), Junedi, menjelaskan bahwa industri membutuhkan welder dengan kemampuan sesuai standar kerja, mulai dari penguasaan teknik pengelasan, membaca gambar teknik, memahami prosedur keselamatan kerja, hingga memiliki sertifikasi kompetensi.
Ia menilai kolaborasi antara industri dan LKP menjadi kunci dalam menyiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha. Kerja sama tersebut juga membuka peluang bagi peserta didik untuk mengikuti program magang hingga proses rekrutmen.
Sejumlah pimpinan LKP yang telah berhasil mengantarkan alumninya bekerja di luar negeri turut berbagi pengalaman dalam webinar tersebut. Mereka menyebut keberhasilan lulusan memasuki pasar kerja internasional dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti sertifikasi kompetensi, kemampuan bahasa asing, kedisiplinan, serta kesiapan menghadapi budaya kerja global.
Peluang karier welder Indonesia juga semakin terbuka di berbagai negara, seperti Jepang, Korea Selatan, Malaysia, hingga Jerman. Meski demikian, tantangan seperti biaya keberangkatan dan kemampuan bahasa masih menjadi perhatian yang perlu terus diperkuat.
Sementara itu, alumni LKP turut membagikan pengalaman perjalanan karier mereka. Indra Putra Dewanto, alumni Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) LKP Nusa Citra Indonesia, kini bekerja sebagai operator welding dan tengah mempersiapkan diri untuk berkarier di Jepang.
Hal serupa disampaikan Noval Giyan Alaudin yang sedang menjalani proses menuju Jerman. Keduanya menilai kemampuan teknis, disiplin, serta kemauan untuk terus belajar menjadi modal utama dalam meraih peluang kerja internasional.
Melalui penguatan pendidikan vokasi dan kolaborasi dengan industri, Kemendikdasmen berharap lulusan LKP semakin siap memasuki dunia kerja global serta menjadikan keterampilan vokasi sebagai jalur strategis menuju karier profesional.








